Langsung ke konten utama

Postingan

Let's Start Today!

Semua orang pasti ingin sehat dan hampir semuanya ingin tetap aktif dan segar di usia tua. Namun, apakah semua orang sadar apa yang bisa membuat kita sehat, aktif dan tetap segar diusia nanti? Okay, let's thinking about our family. Bagaimana keadaan mereka saat ini? Masih sehat atau sering sakit? Let me tell you, kakek saya di usia >70tahun masih sehat, aktif dan segar, sedangkan nenek saya(dari pihak papa) di usia 60an sudah sering sakit-sakitan. Saya pun menanyakan apa yang mereka lakukan di usia muda. Ternyata kakek saya rajin olahraga dan mengonsumsi makanan sehat, sedangkan nenek saya jarang olahraga dan makan sesukanya. Apa yang nenek saya lakukan di usia muda sama dengan apa yang saya lakukan saat ini. Oh God, Saya ingin tetap aktif dan segar di usia tua dan yang terpenting saya tidak ingin membuat keluarga sedih dan khawatir karena ketika tua saya sakit-sakitan. So, what am I doing? I decide myself to be #healthAgent on 1 April 2015. ...

Gift for My Love

Malam ini mataku terbelalak takjub menatap runtutan kisah yang terus beralur. Ada banyak keajaiban yang Tuhan sisipkan dalam tapak-tapak yang sudah kususuri. Keajaiban itu membawa langkahku melewati jalan yang telah digariskan untuk menemui akhir dari kisah hidup, seperti seorang anak yang menyusuri goa untuk mendapatkan harta karun berdasarkan kode yang tertulis di dinding bebatuan. Aku menarik napas dalam-dalam menikmati oksigen yang lewat di tenggorokan. Entahlah, malam ini semuanya terasa sangat berarti dan patut disyukuri. Bulan yang menerangi malam tergantung dengan sempurna, indah. Lagi-lagi aku memaknai keadaan dengan teramat dalam, ada yang aneh dengan malam ini, pikirku. Sekelibat sosok yang sangat aku kenal hadir di pikiran. Ah, tidak, tidak sekelibat, sosok itu selalu ada dalam pikiran, khususnya malam ini. Kali ini egoku kalah dengan hati, aku tidak bisa menutupi apa yang sedang bergejolak, layaknya gelembung-gelembung di air mendidih. Tak lebih dari 2 tahun aku menge...

DAY 3

Perintah Lunch: 2 telur rebus 1 bayam 1 tomat 1 buah segar Dinner: ayam kukus selada + lemon Kreasi Lunch: Gulai daging + bawang bombay + cabe rawit (menu paling enak selama 3 hari diet!) kentang goreng Semangka Pepaya Dinner Gulai fillet gurame + bawang bombay + cabe rawit   selada semangka

DAY 2

Perintah Lunch: bistik goreng selada + lemoN 1 buah segar Dinner: Ayam kukus 1 pisang kreasi Failed banget! Aku salah baca jadwal, jadi lunch day 2 aku malah masak menu day 3 L Lunch: 2 Telur urak arik + sawi putih + cabe rawit + bawang bombay Perkedel (gosong karena gak pake minyak haha) Dinner: Fillet gurame + sambel dabu-dabu Pepaya (pisangnya busuk, jadi ganti pepaya haha)

DAY 1

Perintah lunch :            2 telur rebus            1 ikat bayam            1 tomat Dinner :           bistik rebus/goreng           selada & lemon Kreasi lunch : sayur sawi putih + 1 telur + tomat + bawang bombay + cabe rawit + selada (tanpa direbus) 1 telur rebus kentang rebus (butuh karbo, biar gak lemes) Dinner:   Selada + tomat beef yakiniku + bawang bombay 

Akhirnya, DIET MAYO!

Hello! Apa kabar? Duh, kangen deh nulis di blog galau ini. haha Berhubung ide untuk nulis yang puitis-puitisnya gak  tahu kabur kemana, kali ini aku mau share tentang diet mayo aja. Udah tahu Diet Mayo, kan? Itu loh diet tanpa garam dengan menu makanan yang terjadwal rapi selama 13 hari. Hah, tanpa garam? Mendadak pesimis dulu deh :p Jadi gini, aku sebenarnya udah sering cari info tentang diet mayo di blog & IG. Walaupun mengerikan lihat menu makanan dan pantangannya, aku tetap tertarik karena hasil yang ditawarkan. Banyak orang-orang yang udah coba diet ini dan rata-rata turun lumayan banyak, bahkan ada yang sampai 8kg selama 13 hari. Kan, gila kan? Gimana gak ngiler coba? Akhirnya muncul lah niat untuk melakukan diet yang lagi hits ini. Guys, niat aja gak cukup, kita butuh action. Nah, menuju action-nya itu yang susah. haha Banyak pertimbangan yang bikin diet mayo keundur terus. Apa sih pertimbangannya?    Lihat menunya yang macem-macem, kayaknya kalo m...

Aku?

Hanya karena mata yang lebih tertarik untuk tidak memandangku, aku bisa begitu marah Hanya karena mulut yang lebih sering menyebut nama seseorang, aku bisa begitu kecewa Hanya karena telinga yang lebih memilih mendengar orang lain, aku bisa begitu sedih Lalu, Apakah aku ini? Kekanakan atau memang tidak dipedulikan?

Angin

Kini aku semakin ramah pada angin Kubiarkan ia  menyentuh kulit dan kadang nekat memelukku Kini aku sering memejamkan mata kala ia menyapa Mencoba meresapi segala rasa yang ada Kini aku tahu mengapa aku merasa sakit tapi tetap bahagia Kini aku tahu mengapa aku menangis tapi terus tersenyum Kini aku pun tahu mengapa dingin ini justru membuat hangat Karena kini aku bisa merasakan pelukmu Karena kini aku dapat mencium aromamu Angin yang dengan baik hati menghampirimu lalu datang padaku Angin yang membawa hembusan rindu-rinduku untukmu Angin yang mempertemukan aku dan kamu Angin yang menyadarkanku, jika kita tidak benar-benar jauh

Tidak Begitu Jauh

Aku bisa merasakan angin yang sempat memelukmu Aku bisa melihat bintang yang manja menatapmu Kita tidak begitu jauh Kita masih sama-sama menapakan kaki di bumi Kita masih sama-sama merasakan sinar mentari Kita masih bisa melihat langit yang sama Kita tidak begitu jauh Lalu mengapa masih ragu?

1234567

Aku menangis sambil berlari Jauh, tanpa arah ... Langkahku terhenti Mataku mengerucut menatap deretan manusia dengan kemeja berlainan warna Siapa mereka? Air mataku terus mengalir, tubuhku gemetar Tanpa pikir panjang, aku memeluk punggung seseorang Aku lelah, kali ini aku begitu lemah Aku menangis sesegukan Aku memeluknya erat Kubiarkan kemeja itu kusut Kubiarkan punggungnya basah Aku mendekapnya lama Hingga kurasa aku semakin tenang Hingga aku tahu air mataku semakin berkurang Aku pergi Aku berlari lagi Tanpa peduli untuk menengok ke arah tadi Tiap kali aku jatuh Tiap kali aku menangis Aku selalu mencarinya, ia yang berkemeja putih Tiap kali aku mendekap erat punggungnya Tiap itu pulalah aku merasa kuat kembali 1 2 3 4 5 6 Aku selalu mengulang hal yang sama Aku datang, pergi dan kembali Aku memeluknya dari belakang Aku menangis lagi Hingga saat yang ke 7 Kami tak pernah saling bertukar kata Kami tak pernah saling bertukar tatap Tiba-tiba ia leny...

Tentang Kita

Karena kita pernah ada apa-apa Hingga mata kita tidak pernah sanggup saling menatap Hingga tubuh kita sama-sama kaku ketika saling hadap Hingga darah berubah seperti angin Lidahku kelu Peluhmu luruh Kita sama-sama ragu Harus bertahan atau berlalu Mereka tidak pernah tahu Kita pernah saling mencari Kita pernah saling menggenggam Kita pernah saling memberikan pundak Dan, kita pernah sama-sama berjanji Untuk melupakan semua ini

Terlambat

Kau berteriak memanggil semua hal yang sudah susah payah aku kubur Kau menghembuskan rindu yang mampu membuatku bergidik Kau tumpahkan peluh hasil larimu mengejarku Kau adalah sulit Kau tidak mau tahu Kini.. Terlalu banyak amarah yang akan meledak Terlalu banyak air mata yang akan keluar Kau, Mengapa selalu datang terlambat?